post

Pemkab Madiun, Jawa Timur, melalui Dinas Tenaga Kerja, mengadakan pelatihan kerajinan sepatu di Balai Pelatihan Disnaker Kabupaten Madiun, Selasa 15 Oktober 2019.

Ada 50 orang peserta yang mengikuti pelatihan tersebut. Mereka adalah warga Kabupaten Madiun yang lolos seleksi di PT. Global Way Indonesia, sebuah industri dibidang kerajinan sepatu yang ada di wilayah Kecamatan Pilanglangkenceng, Kabupaten Madiun.

“Ini merupakan komitmen kerjasama Pemkab Madiun dengan investor yang ada di Kabupaten Madiun untuk menggunakan tenaga kerja lokal asli Kabupaten Madiun,” jelas Kepala Disnaker Kabupaten Madiun, Wijanto Djoko Poernomo, usai kegiatan pelatihan sepatu.

Menurutnya lagi, maksud dan tujuan pelatihan ini diantaranya untuk menyiapakan tenaga kerja siap pakai bagi PT. Global Way Indonesia dan upaya pengentasan pengangguran serta kemiskinan dengan memberikan pelatihan sesuai dengan kualifikasi dan standart yang dibutuhkan.

Pelatihan ini, merupakan tahap pertama yang akan dilaksanakan hingga bulan Desember mendatang dan dilatih oleh Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aperindo) Jawa Timur.

Sementara pembiayaan kegiatan ini merupakan anggaran dana dari Kementrian Perindustrian dan Perdagangan yang pelaksanaan bekerjasama dengan PT Asperindo Jawa Timur.

“PT. Global Way Indonesia sepakat dengan Disnaker akan dilakukan perekrutan secara bertahap,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Aprisindo Jawa Timur, Ali Mas’ud, mengatakan, pelatihan ini merupakan Diklat 3 in 1 berbasis kompetisi jahit upper alas kaki. Para peserta ini dilatih, disertifikasi dan langsung bekerja.

“Pelatihan ini penting. Selain pelatihan juga untuk membentuk karakter kepribadian pekerja, kejujuran juga akan dilihat disini. Setelah 20 hari pelatihan, setiap pekerja yang mengikuti pelatihan akan mendapatkan uang transport dari PT Asperindo Jatim,” kata Ali.

Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami, berharap para pekerja membawa nama baik Kabupaten Madiun serta harus meningkatkan kualitas dalam bekerja.

“Banyak yang ingin bekerja di perusahaan ini, sehingga harus mencintai pekerjaan, apapun pekerjaan itu. Agar iklim investasi di Kabupaten Madiun baik, kita ciptakan pekerja- pekerja yang baik, semangat dengan mencintai pekerjaannya. Pekerjaan yang baik adalah pekerjaan yang istikomah, dan jangan lupa beribadah,” tutur H. Ahmad Dawami.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, sesuai visi Kabupaten Madiun yaitu, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ini adalah langkah Pemkab Madiun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati uga berpesan kepada para investor untuk mengutamakan para pekerja masyarakat asli Madiun.

“Jangan sampai setelah bekerja nanti merusak nama perusahaan. Manfaatkan yang sudah kita dapat sekarang ini, dan setelahnya anda diterima disini jangan sampai ada yang sombong. Disampaikan dengan baik kepada teman atau rekannya yang belum diterima di PT. Global Way Indonesia,”

This entry was posted in Berita.