SERBA-SERBI KETENAGAKERJAAN

By Admin 26 Apr 2018, 09:23:35 WIB Daerah
SERBA-SERBI KETENAGAKERJAAN

Konsep Dasar Demografi, Ketenagakerjaan, dan Pemetaan

  1. Demografi Demos Rakyat Grafein Menulis Jadi Demografi adalah tulisan atau karangan mengenai penduduk dengan segala aktifitasnya
  2. Berdasarkan Multilingual Demographic Dictionary (IUSSP, 1982) Demography is the scientific study of human populations in primarily with the respect to their size, their structure (composition) and their development (change) Menurut D.V. Glass Demography is generally limited to study of human population as influenced by demographic process : fertility, mortality and migration Dua definisi tersebut menunjukkan demografi sebagai sebuah ilmu yang mempelajari penduduk yang berkenaan dengan struktur penduduk dan prosesnya
  3. Struktur penduduk • Jumlah penduduk • Sebaran • Migrasi • Komposisi (umur, agama, ras, seks) • Proses penduduk • Kematian • Fertilitas • Perkawinan • Perubahan status sosial
  4. Dalam demografi ada tiga fenomena penting yang merupakan bagian penting dr penduduk : 1. Dinamika kependudukan (Change in population) 2. Komposisi Penduduk (Population composition) 3. Besar dan Persebaran penduduk (Size dan population distribition)
  5. Menurut para ahli, ada 4 tujuan pokok dalam demografi, yaitu: Mempelajari kuantitas dan distribusi penduduk dalam suatu daerah tertentu. Menjelaskan pertumbuhan masa lampau, penurunannya dan persebarannya. Mengembangkan hubungan sebab akibat antara perkembangan penduduk dengan bermacam-macam aspek organisasi sosial. Mencoba meramalkan pertumbuhan penduduk dimasa akan datang dan kemungkinan-kemungkinan konsekuensinya.
  6. Untuk mengetahui “Human Resources” yang ada baik menurut umur maupun jenis kelamin 2. Untuk mengambil suatu kebijaksanaan yang berhubungan dengan kependudukan 3. Untuk membandingkan keadaan suatu penduduk dengan penduduk lainnya 4. Melalui penggambaran piramida penduduk dapat diketahui “Proses Demografi ” yang telah terjadi pada penduduk tersebut
  7. Sensus Penduduk Registrasi Penduduk Survei Penduduk
  8. Bersifat Individual Bersifat universal Dilaksanakan serentak Dilaksanakan secara periodik, yaitu 10 Tahun sekali
  9. PBB menetapkan informasi yang harus ada dalam sensus penduduk, yaitu: 1. Geografi dan migrasi penduduk 2. Rumah tangga 3. Karakteristik sosial dan demografi 4. Kelahiran dan kematian 5. Karakteristik pendidikan 6. Karakteristik ekonomi
  10. Yaukey (1990) mengelompokan kesalahan dalam sensus menjadi 3 kelompok: 1. Kesalahan cakupan (error of coverage) = kesalahan dimana tidak seluruh penduduk tercacah dan bagi sebagian dari mereka tercacah 2 kali 2. Kesalahan isi pelaporan (error of content) = kesalahan pelaporan dari responden, misalnya kesalahan tentang umur
  11. Kesalahan dan ketepatan laporan (estimating error) = kesalahan dari petugas sensus dan dari responden. Contoh : jenis kelamin responden laki2 tetapi terdapat informasi jumlah anak yang dilahirkan 3 orang.
  12. Registrasi penduduk dilakukan dengan sistem pasif Biasanya terjadi ketidaklengkapan data pelaporan Perlu kesadaran penduduk untuk melaporkan diri
  13. Sifatnya lebih luas dan medalam • Biasanya dilaksanakan dengan sistem sampel atau studi kasus • Contoh : survei demografi kesehatan indonesia
  14. 1. Rate : Angka yg menunjukan kemungkinan terjadinya suatu kejadian/penyakit tertentu dalam populasi dan waktu tertentu atau perbandingan antara kejadian dengan jumlah penduduk yang memiliki resiko kejadian tsb. Rate = A/B x K. contoh : Morbidity rate, natality rate 2. Rasio/ratio : perbandingan antara nomerator dan denomerator pada suau waktu, perbandingan 2 bilangan yg tidak saling tergantung. Rasio = A/B 3. Proporsi : perbandingan antara nomerator dengan denoerator dimana numerator termasuk bagian dari denominator dengan satuan %. Proporsi = A/(A+B) x 100 4. Rata-Rata : ukuran nilai tengah dengan menjumlahkan semua nilai dibagi banyaknya pengamatan 5. Frekuensi : ukuran yg menyatakan berapa kali kegiatan dilaksanakan 6. Cakupan : ukuran untuk menilai pencapaian hasil pelaksanaan dari suatu target kegiatan .
  15. 1. Angka Pertumbuhan penduduk yaitu pertambahan penduduk suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu, dinyatakan dlm presentase. Faktor yang mempengaruhinya adalah Kematian dan Kelahiran 2. Faktor penunjang kelahiran (pro natalis) 3. Fakor anti natalis 4. Migrasi
  16. 1. Fertilitas 2. Mortalitas 3. Migrasi
  17. • Kemampuan riil sesorang untuk melahirkan, yang dicerminkan dalam jumlah bayi yang dilahirkan. • Crude Birth Rate (CBR) = (Jumlah lahir hidup setahun/ populasi terhengahan tahun)x100 • Age Spesific Fertility Rate (ASFR)=(Jumlah lahir hidup wanita usia ttt/ jumlah wanita usia ttt)x 100 • General Fertility Rate = (Jumlah lahir hidup setahun/ jumlah wanita dalam masa mampu hamil)x100.(masa mampu lahir = 15-44th)
  18. Crude Death Rate (CDR) = (jumlah kematian pada tahun tertentu/jumlah penduduk pada pertengahan tahun ) x k K=1000 • Age Spesific Death Rate (ASDR)= (jumlah kematian golongan usia ttt/jumlah penduduk pertengahan thn golongan usia ttt)x k
  19. 19. • Perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain • Pola migrasi: a. Tinggi pada penduduk usia produktif b. Memperoleh pekerjaan lebih baik c. Memperoleh pendidikan lebih baik d. Lebih tinggi untuk laki2-> laki2 lebih mobil drpd perempuan
  20. a. Makin kurangnya SDA b. Menyempitnya lapangan kerja c. Adanya tekanan/diskriminasi d. Pekerjaan atau perkawinan e. Bencana alam
  21. a. Adanya kesempatan kerja b. Pendapatan lebih baik c. Pendidikan lebih tinggi d. Lingkungan dan hidup lebih menyenangkan e. Tarikan dari orang yg dharapkan sbg pelindung f. Adanya aktifitas di kota besar
  22. 1. Migrasi masuk (in migration): masuknya penduduk ke suatu daerah 2. Migrasi keluar (out migration): perpindahan penduduk keluar dari suatu daerah 3. Migrasi netto (net migration) : selisih antara jumlah migrasi masuk dan migrasi keluar, apabila migrasi masuk maka disebut migrasi netto +, begitupun sebaliknya 4. Migrasi bruto (gross migration) : jumlah migrasi masuk dan keluar 5. Migrasi total (total migration): semua kejadian migrasi mencakup migrasi semasa hidup dan migrasi pulang
  23. 6. Migrasi internasional: perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain. Masuknya penduduk ke negara lain: imigrasi. Keluarnya penduduk dari negara lain : emigrasi 7. Migrasi semasa hidup : perbedaan tempat pada saat pencacahan sensus dgn tempat kelahiran 8. Migrasi parsial : jumlah migran dari daerah asal ke daerah tujuan 9. Arus migrasi : banyaknya perpindahan yang terjadi dari daerah asal ke daerah tujuan 10. Urbanisasi : perpindahan penduduk dari daerah ke kota 11. Transmigrasi : perpindahan penduduk dari yang padat penduduk ke wilayah jarang penduduk
  24. • Bonus demografi adalah istilah kependudukan untuk menggambarkan tersedianya jumlah angkatan kerja atau penduduk produktif sangat tinggi di satu negara.
  25. 250 200 150 100 50 0 Population in millions Trend in number of children, working-age and older persons, Indonesia, 1950-2050 working-age children 0-14 Year older persons 65+ 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 Persen Angka Ketergantungan 0-14, 65+, total Tahun Total Muda Lansia Bonus Demografi window of opportunity
  26. Manfaat bonus demografi : 1. Pertumbuhan ekonomi meningkat 2. Penduduk bisa sejahtera 3. Beban negara untuk membiayai penduduknya berkurang • Dampak buruk jika bonus demografi tidak dioptimalkan: 1. Banyak pengangguran 2. Tingginya tingkat kemiskinan 3. Pekerja berkualitas rendah 4. Pekerja tidak mampu bersaing dgn bangsa asing dengan adanya pasar bebas 5. Beban negara makin berat
  27. 1. Faktor Kuantitatif ? Jumlah dan pertumbuhan penduduk yang tinggi ? Penyebaran penduduk yang tidak merata ? Komposisi penduduk yang kurang menguntukngkan ? ,m 2. Faktor Kualitatif ? Kebutuhan pangan terus meningkat ? Tingkat penduduk yang tidak merata ? Kebutuhan perumahan/pemukiman terus meningkat ? Tingkat pelayanan kesehatan yang semakin membaik mengakibatkan turunnya tingkat kematian ? Semakin sempitnya kesempatan kerja dan semakin meluapnya tenaga kerja ? Kelestarian lingkungan dan sumber daya alam yang semakin terancam kelestariannya
  28. Konsep Ketenagakerjaan
  29. 1. Tingkat Pengangguran yang Tinggi 2. Meningkatnya Angkatan Kerja 3. Mutu Tenaga Kerja yang Rendah 4. Persebaran Tenaga Kerja yang Tidak Merata
  30. Masalah Kesehatan Angkatan Kerja Penyakit Akibat Kerja Kecelakaan Akiba Kerja
  31. Perubahan masalah kesehatan ditandai dengan terjadinya berbagai macam yaitu: a. Transisi demografi, misalnya mendorong peningkatan usia harapan hidup yang meningkatkan proporsi kelompok usia lanjut sementara masalah bayi dan BALITA tetap menggantung. b. Transisi epidemiologi, menyebabkan beban ganda atas penyakit menular yang belum pupus ditambah dengan penyakit tidak menular yang meningkat dengan drastis. c. Transisi gizi, ditandai dengan gizi kurang dibarengi dengan gizi lebih. d. Transisi perilaku, membawa masyarakat beralih dari perilaku tradisional menjadi modern yang cenderung membawa resiko.
  32. Pemetaan adalah proses pengukuran, perhitungan dan penggambaran permukaan bumi dengan menggunakan cara dan atau metode tertentu sehingga didapatkan hasil berupa softcopy maupun hardcopy peta yang berbentuk vektor maupun raster.(Wikipedia )
  33.  Tahap pencarian dan pengumpulan Tahap pengolahan data Tahap penyajian dan penggambaran data Tahap penggunaan data
  34. 1. Tahap Pencarian dan pengumpulan • Secara langsung : melalui metode konvensional yaitu meninjau secara langsung ke lapangan dimana daerah tersebut akan dijadikan objek dari peta yang dibuat. • Secara tak langsung : kita hanya mencari data dari peta atau data-data yang sudah ada sebelumnya.
  35. 2. Tahap Pengelolaan Data Data yang telah diperoleh tersebut kemudian dikelompokkan misalnya data kualitatif dan data kuantitatif, kemudian data kuantitatif dilakukan perhitungan yang lebih rinci. Langkah selanjutnya yaitu pemberian simbol atau simbolisasi terhadap data-data yang ada.
  36. 3. Tahap Penyajian dan Penggambaran Data • Dalam tahap ini dapat digunakan cara manual dengan menggunakan alat-alat yang fungsional, namun cara ini sangat membutuhkan perhitungan dan ketelitian yang tinggi agar didapat hasil yang baik. • Akan lebih baik jika digunakan teknik digital melalui komputer, penggambaran peta dapat digunakan aplikasi-aplikasi pembuatan peta yang mendukung, misalnya ARC View, ARC Info, AutoCAD Map, Map Info, dan software lain
  37.  4. Tahap Penggunaan Data Dalam tahap ini menentukan baik atau tidaknya sebuah peta, berhasil atau tidaknya pembuatan sebuah peta. Dalam tahap ini pembuat peta diuji apakah petanya dapat dimengerti oleh pengguna atau malah susah dalam dimaknai.
  38. Pemetaan dalam bidang kesehatan dapat menggambarkan distribus fenomena-fenomena terkait secara spasial. Kajian mengenai kesehatan dalam aspek individual hingga lingkungan telah banyak dilakukan namun untuk kajian kesehatan secara geografis diharapkan dapat menjelaskan tentang dimana, mengapa, dan apa implikasinya suatu masalah kesehatan di suatu wilayah.
  39. High burden (CDR>10/100000) Or new case> 1000 Low burden CDR<10/100000 Or new case <1000 As per MOH Report Penduduk 2012 : 244.775.797 Aceh Sumatera 565 (12,25) 984 (2.06) Kalimantan 542(3.78) North Sulawesi 444 (19,08) Gorontalo 220 (20.25) North Maluku 535 (49.14) Papua 1.348(42.88) West Papua 594 (72.71) West Java 2.316(5.19) DKI Jakarta 417 (4.23) Central Java 1.813(5,56) East Java 4.807 (12.65) Maluku 649 (40.09) C. Sulawesi 368 (13.45) SE Sulawesi 300(12.91) South Sulawesi 1.160(14.12) NTT 349 (7.16) West Sulawesi 211 (17.29) NTB 394 (8,56) Banten 757 (6,75) D.I. Yogyakarta 121 (3,43) Bali 100 (2,47)

    Sumber : Direktorat PPBB




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment